Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 26:13 (TB2)
"Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah lakumu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu."
Bayangkan Anda berdiri di pelataran Bait Suci, dikelilingi oleh pemuka agama dan orang-orang penting yang sedang merasa "suci". Lalu, Tuhan menyuruh Anda mengatakan hal yang paling tidak ingin mereka dengar: bahwa gedung kebanggaan mereka akan hancur jika mereka tidak bertobat. Itulah yang dialami Yeremia. Ia tidak boleh mengurangi sepatah kata pun dari pesan Tuhan (ayat 2). Akibatnya? Ia langsung ditangkap dan diancam hukuman mati.
Secara Narasi, Yeremia 26 menunjukkan kontras antara dua macam hamba Tuhan. Ada nabi Uria yang melarikan diri karena takut lalu akhirnya dibunuh, dan ada Yeremia yang tetap berdiri teguh menghadapi ancaman. Yeremia tidak membela diri dengan kekerasan; ia hanya berkata bahwa ia menyampaikan apa yang Tuhan suruh. Integritas Yeremia inilah yang akhirnya menggerakkan hati beberapa pemimpin untuk membela dia.
Secara Topikal, ada dua hal penting bagi kita hari ini:
- Kebenaran Tidak Selalu Populer: Seringkali kita merasa bahwa jika kita mengikut Tuhan, semua orang akan menyukai kita. Namun, Yeremia mengajarkan bahwa ketaatan terkadang membawa kita pada konflik. Mengatakan "tidak" pada korupsi, menolak gosip, atau menegur kesalahan dengan kasih bisa membuat kita dikucilkan.
- Tujuan Teguran adalah Pemulihan: Tuhan tidak senang menghukum. Perhatikan ayat 13; setiap ancaman Tuhan selalu disertai dengan pintu terbuka untuk bertobat. Teguran Tuhan bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memperbaiki tingkah laku kita agar kita selamat.
Hari ini, mungkin Anda sedang berada di posisi Yeremia. Anda tahu apa yang benar, tapi Anda takut akan reaksi orang lain. Ingatlah, tugas kita bukan untuk menyenangkan manusia, tapi untuk setia pada pesan Tuhan. Tetaplah berkata benar dengan kasih, karena satu orang yang berani berdiri bagi kebenaran bisa menyelamatkan banyak jiwa.
5 Pertanyaan Refleksi (Diskusi Kelompok)
- Integritas: Pernahkah Anda merasa harus "mengurangi" atau menyembunyikan kebenaran Firman Tuhan hanya agar tidak menyinggung perasaan orang lain?
- Menghadapi Kritik: Bagaimana reaksi pertama Anda saat menerima teguran yang tajam tentang kesalahan Anda? Apakah Anda seperti para imam (marah) atau seperti pemimpin yang mau merenung?
- Keberanian: Apa ketakutan terbesar Anda saat harus menyatakan kebenaran di lingkungan pekerjaan atau pergaulan Anda?
- Ketaatan Mutlak: Tuhan menyuruh Yeremia untuk tidak "mengurangi sepatah kata pun." Mengapa kejujuran yang utuh sangat penting dalam kesaksian hidup seorang Kristen?
- Aplikasi: Apa satu hal benar yang Tuhan minta Anda sampaikan atau lakukan minggu ini, meskipun Anda tahu itu mungkin tidak akan membuat Anda populer?
Doa Penutup
Tuhan Yesus, berikanlah kami keberanian seperti Yeremia. Ampunilah kami jika selama ini kami lebih sering mencari muka di depan manusia daripada mencari perkenanan-Mu. Ya Roh Kudus, mampukan kami untuk tetap berkata benar dan bertingkah laku jujur di tengah dunia yang penuh kompromi. Biarlah hidup kami menjadi suara yang memanggil orang lain untuk kembali kepada-Mu. Di dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.
BERANI BERKATA BENAR DI TENGAH PENOLAKAN