Skip to Content

Ujilah Segala Sesuatu

dan Peganglah Yang Baik

  

Login

Ujilah Segala Sesuatu

dan Peganglah Yang Baik

  

Workspace


421 Tahun Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia



Dari Gereja Kolonial 
menjadi
Gereja Nusantara


Latar belakang berdirinya Gereja Protestan di Indonesia (GPI) berakar kuat pada masa kolonialisme Belanda, khususnya ketika kekuasaan beralih dari kongsi dagang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) ke Pemerintah Hindia Belanda pada awal abad ke-19. Selama era VOC, kehidupan beragama umat Kristen Protestan dikontrol secara ketat di bawah pengawasan satu gereja resmi negara, yakni Nederduitsche Gereformeerde Kerk (NGK). Ketika VOC bangkrut dan dibubarkan,  Raja Belanda Lodewijk Napoleon mengirimkan Gubernur Jenderal H.W. Daendels pada tahun 1808 yang mulai menerapkan prinsip pemisahan antara urusan gereja dan negara, serta memberikan kebebasan beragama

Selengkapnya


Dari Aceh sampai Papua dan Berbagai Penjuru Dunia

Pelayanan Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia hadir di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, bahkan sampai di berbagai belahan dunia melalui kehadiran dan pelayanan 12 Sinode Gereja Bagian Mandirinya.

Gereja Bagian Mandiri

#1

Gereja Terbesar di Asia

5.3jt

5.3 juta jiwa anggota jemaat

6.840

6.840 anggota jemaat (gereja)


Badan Pelaksana Harian

Majelis Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia

Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia dipimpin oleh Badan Pelaksana Harian (BPH) yang dimandatkan oleh Majelis Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia. 

BPH Majelis Sinode Am Gereja Protestan di Indonesia dipilih setiap 5 tahun melalui Sidang Sinode Am. 

BPH Sinode Am

KOMISI-KOMISI PELAYANAN

Mekanisme Integrasi Matriks Sinode Am GPI

Sinode Am GPI menerapkan Model Integrasi Matriks untuk menghapus budaya kerja terkotak-kotak (silo) melalui kolaborasi antar komisi. Mekanisme ini menyinkronkan seluruh inisiatif strategis mulai dari tahap inisiasi, perencanaan, eksekusi, hingga pemantauan. Dengan koordinasi yang harmonis dan terstruktur, setiap program gereja dapat berjalan secara efisien, terukur, serta berdampak luas bagi jemaat.

Selengkapnya

Badan Pembina Komisi

Unsur pembantu pimpinan lintas sektoral yang berfungsi sebagai integrator, pemandu, dan pengawas seluruh komisi kerja guna memastikan kualitas tata kelola serta sinkronisasi program agar tidak tumpang tindih

Integrasi Lintas Komisi Berbasis Platform

Platform SINODE AM GPI menyediakan ruang yang komprehensif bagi terbangunnya kolaborasi dan integrasi antar Komisi dalam menjalankan tugas pelayanannya masing-masing

Kehadiran Think-Do-Tank

Think and Do Tank merupakan Mandat Strategis SMSA 2025 yang berfungsi sebagai navigator berbasis data untuk memetakan tantangan zaman, menghasilkan kebijakan berbasis bukti, dan mengawal implementasi gagasan menjadi aksi nyata

Digital Transformation Ministry

Pelayanan Transformasi Digital bagi Gereja & Lembaga Pelayanan Kristen

Sinode Am GPI memberikan layanan Jasa Konsultasi Transformasi Digital sampai dengan layanan Pembangunan dan Pengembangan Platform Digital dan Implementasinya.

Discover