Dalam Odoo, kita akan menggunakan pendekatan Kanban dengan struktur Stages yang mencerminkan siklus hidup proyek Agile (Backlog, Sprint, Review).
I. Konfigurasi Struktur Project di Odoo
Sebelum memasukkan data, atur Stages (Kolom) pada Kanban View Anda sebagai berikut:
- Project Backlog: Daftar semua inisiatif/tugas besar.
- Current Sprint (Q1): Tugas yang sedang dikerjakan pada kuartal berjalan.
- In Progress: Tugas yang sedang aktif dikerjakan hari ini.
- Verification/Review: Tahap validasi oleh Ketua Komisi atau Majelis Sinode Am.
- Done/Archived: Tugas yang telah selesai dan datanya sudah masuk basis data.
II. Detailed Work Plan (Task Entries)
Berikut adalah rincian tasks yang dapat Anda masukkan secara manual atau via Import CSV ke Odoo 16:
A. Project: Infrastruktur Digital & Sensus (Strategic Objective 1)
Gunakan Tags: #DataIntelligence #SensusDigital
| Task Name (Judul Tugas) | Description (Narrative) | Planned Hours | Stage |
| Penyusunan Kuesioner Sensus Digital | Menyusun mandatory answers untuk data demografi, ekonomi, dan aset 12 GBM sesuai standar Sinode Am. | 40h | Backlog |
| Mapping Database Odoo 12 GBM | Sinkronisasi struktur data antar sinode bagian agar dapat ditarik ke Dashboard Sinode Am. | 80h | Current Sprint |
| Uji Coba (Pilot) Sensus di 1 GBM | Melakukan trial pengisian data pada satu GBM (misal: GPI Papua) untuk validasi sistem. | 60h | In Progress |
| Audit Aset Fisik & Legalitas via Chatter | Mengunggah dokumen sertifikat/legalitas aset ke dalam fitur Chatter pada masing-masing Task aset. | 120h | Backlog |
B. Project: Policy Innovation & White Paper (Strategic Objective 2)
Gunakan Tags: #ThinkTank #PolicyPaper
| Task Name (Judul Tugas) | Description (Narrative) | Planned Hours | Stage |
| Riset Strategis: Ketahanan Ekonomi Jemaat | Analisis data ekonomi jemaat pasca-pandemi dan di era disrupsi untuk naskah akademik. | 100h | Backlog |
| Penyusunan White Paper: Digital Theology | Naskah panduan bagi GBM mengenai pelayanan sakramen dan persekutuan di ruang digital. | 75h | Backlog |
| Focus Group Discussion (FGD) Lintas GBM | Mengumpulkan input dari 12 GBM untuk validasi temuan riset lapangan. | 30h | Current Sprint |
C. Project: Toolkit Consolidation & Monitoring (Strategic Objective 3)
Gunakan Tags: #DoTank #StrategicToolkit
| Task Name (Judul Tugas) | Description (Narrative) | Planned Hours | Stage |
| Konfigurasi OKR Dashboard di Odoo | Membangun visualisasi Key Results komisi agar dapat dipantau real-time oleh pengurus. | 50h | In Progress |
| Pelatihan Admin Strategis GBM | Workshop teknis penggunaan Strategic Consolidation Toolkit bagi sekretaris GBM. | 40h | Backlog |
| Quarterly Strategy Review (QSR) | Evaluasi pencapaian target kuartalan dan penyesuaian (pivot) rencana kerja. | 16h | Review |
III. Metodologi Eksekusi pada Odoo 16
Untuk memastikan pendekatan Agile berjalan, terapkan langkah-langkah berikut di dalam modul Project:
- Utilize "Timesheets": Setiap anggota Komisi Litbang wajib mencatatkan durasi kerja pada tiap Task. Ini penting untuk mengukur resource allocation sesuai metodologi Fortune 100.
- Fitur "Chatter" sebagai Log Riset: Jangan gunakan WhatsApp untuk koordinasi teknis. Gunakan kolom komentar (Chatter) di bawah setiap Task Odoo untuk melampirkan draf naskah, foto survei, atau notulensi rapat. Ini menjamin Knowledge Management yang berkelanjutan.
- Priority Stars: Gunakan fitur bintang (1-3) pada Odoo untuk menandai tugas mana yang merupakan Critical Path dalam mencapai OKR kuartal ini.
- Sub-tasks untuk Agile Sprints: Untuk tugas besar seperti "Sensus Digital", pecahlah menjadi sub-tasks yang lebih kecil (misal: Desain Form, Verifikasi Email, Ekspor Data) agar pergerakan kartu di Kanban lebih dinamis.
IV. Monitoring & Dashboarding (Logic for Odoo Reporting)
Dalam Odoo, arahkan Komisi Litbang untuk memantau:
- Burn-down Chart: Untuk melihat apakah kecepatan kerja tim sesuai dengan target penyelesaian riset.
- Project Profitability (Non-Profit Context): Bukan mencari laba, tapi memastikan budget program dari Sinode Am terserap secara efektif untuk kegiatan riset yang berdampak tinggi.
MENYUSUN AGILE PLAN DI ODOO