Skip to Content
Komisi Sinode Am GPI

Komisi Umum

Tulang punggung operasional dan manajer aset fisik yang menjamin ketersediaan infrastruktur, logistik, serta layanan administrasi handal untuk mendukung kelancaran seluruh agenda kegiatan fungsionaris Sinode Am.

6Komisi kerja
12Gereja Bagian Mandiri
1Gerak pelayanan terintegrasi
Mandat dan tata kelola

Kerja bersama yang terarah dan berdampak

Informasi kepengurusan, mandat strategis, tugas, sasaran, dan mekanisme kolaborasi disusun agar mudah dipahami serta digunakan sebagai rujukan pelayanan.

STRUKTUR KEPENGURUSAN:

Ketua: dr. Griselda P S Aer, Sp.KP

Sekretaris: Pdt. Rut Mentang

Anggota:

Ibu Revni Longkutoy

Ibu Vera Sanger

Ibu Wulan Sanggelorang

Ibu Meiske Rengkung

Ibu Diana Johannes-Leiwakabessy

Ibu Esther Toreh

Pdt. Monica Joris-Latumeirissa

Pdt. Engeline Rumajar

Ibu Joice Indalao-Jacobs

Ibu Margo Pattiradjawane

Ibu Rosye Manuputty

Ibu Denny Rory

Ibu Coinsco Grace Sumolang

Ibu Yetty Pullu

Ibu Tine Sigarlaki

Ibu Debby Sondakh

Ibu Putrini Liogu

Ibu Merry Sondakh.

Ibu Revni LongkutoyIbu Vera SangerIbu Wulan SanggelorangIbu Meiske RengkungIbu Diana Johannes-LeiwakabessyIbu Esther TorehPdt. Monica Joris-LatumeirissaPdt. Engeline RumajarIbu Joice Indalao-JacobsIbu Margo PattiradjawaneIbu Rosye ManuputtyIbu Denny RoryIbu Coinsco Grace SumolangIbu Yetty PulluIbu Tine SigarlakiIbu Debby SondakhIbu Putrini LioguIbu Merry Sondakh.

DEFINISI KOMISI:

Komisi Umum merupakan tulang punggung operasional yang memastikan seluruh infrastruktur dan administrasi Sinode Am berjalan lancar. Dalam organisasi sebesar GPI yang memiliki banyak anggota GBM, urusan logistik, aset fisik, dan dukungan administratif memerlukan ketelitian tinggi. Komisi ini memastikan bahwa setiap komisi lain memiliki "panggung" yang memadai untuk bekerja, baik dari sisi sarana prasarana maupun dukungan operasional harian.

PERAN, TUGAS & TANGGUNGJAWAB:

1. Peran Strategis (Strategic Roles)

Fasilitator Operasional: Menyediakan dukungan logistik dan administrasi agar fungsionaris Sinode Am dapat menjalankan tugasnya tanpa kendala teknis.

Manajer Aset Fisik: Bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan optimalisasi seluruh aset tidak bergerak (tanah dan bangunan) serta inventaris milik Sinode Am.

Enabler Teknologi: Mendukung transformasi digital dengan menjamin ketersediaan infrastruktur TI bagi platform kolaborasi lintas Gereja Bagian Mandiri (GBM).

2. Tugas Pokok (Core Tasks)

Manajemen Logistik & Rumah Tangga: Mengelola operasional kantor harian, urusan rumah tangga sinode, dan pemeliharaan rutin fasilitas fisik.

Administrasi Terintegrasi: Menyediakan layanan administrasi kantor yang efisien, termasuk pengarsipan digital dan sistem surat-menyurat yang menjadi basis data bagi pelaporan tahunan.

Pengaturan Jadwal & Koordinasi: Mengatur jadwal rapat koordinasi antar-komisi untuk memastikan ritme kerja organisasi tetap terjaga.

Dukungan Lapangan: Menyiapkan logistik perjalanan dan administrasi untuk tim yang melakukan verifikasi fisik atau kunjungan ke wilayah GBM yang terpencil.

3. Fokus Strategis Tahun 2026 (Horison 2)

Pada fase transisi pembangunan peluang pertumbuhan, Komisi Umum memiliki target spesifik:

Inventarisasi Aset 100%: Menyelesaikan pendataan dan verifikasi legalitas seluruh aset milik Sinode Am untuk mendukung efisiensi biaya operasional.

Penjaminan Uptime Digital: Menjamin sistem informasi manajemen dan platform digital (seperti GPI-Connect) memiliki tingkat ketersediaan (uptime) sebesar 99,9%.

Fasilitasi Infrastruktur Pelatihan: Mendukung Komisi Program (PMO) dalam menyediakan infrastruktur TI untuk peluncuran platform Akademi GPI.

4. Target Objectives and Key Results (OKR)

KR 1: Menjamin ketersediaan (uptime) platform digital pendukung organisasi sebesar 99,9%.

KR 2: Mencapai tingkat kepuasan layanan internal minimal 85% berdasarkan survei terhadap fungsionaris komisi lainnya.

KR 3: Menyelesaikan optimalisasi penggunaan 100% aset fisik kantor Sinode Am.

5. Mekanisme Integrasi (Model Matriks)

Komisi Umum bekerja sama secara erat dengan komisi lain untuk menghapus budaya silo:

Dengan PMO: PMO bertindak sebagai "otak" yang menganalisis data, sementara Komisi Umum menyediakan panggung dan perangkat teknologi agar proses monitoring program berjalan tanpa kendala.

Dalam Eksekusi Program: Menyiapkan logistik perjalanan bagi komisi yang turun ke lapangan dan memastikan narasi inspiratif dari PR didukung oleh data administrasi yang rapi.

6. Implementasi Melalui Odoo 16 Community Edition

Untuk meningkatkan efisiensi, Komisi Umum mengoptimalkan beberapa modul Odoo:

Odoo Project & Tasks: Mengelola jadwal pemeliharaan aset dan tugas operasional kantor secara terstruktur.

Email Alias: Menghubungkan alamat email kantor (misal: umum@sinodeamgpi.id) ke proyek tertentu sehingga permintaan layanan administrasi atau perbaikan aset otomatis menjadi tugas yang terlacak.

Recurring Tasks: Mengotomatiskan pembuatan tugas rutin seperti jadwal rapat mingguan, laporan status, atau pemeliharaan fasilitas berkala.

Odoo Survey: Melakukan survei kepuasan layanan internal secara berkala untuk mengukur efektivitas dukungan operasional terhadap komisi lain.

Kolaborasi yang melayani kehidupan

Setiap komisi membawa keahlian yang berbeda dan bekerja dalam satu arah strategis bagi persekutuan Sinode Am GPI.

Tentang Sinode Am GPI