Skip to Content
Komisi Sinode Am GPI

Komisi Kemandirian Dana

Penggerak sumber daya finansial yang mengelola dana secara transparan melalui kemitraan kreatif, unit usaha, dan optimalisasi aset guna mewujudkan kedaulatan finansial bagi keberlanjutan misi organisasi

6Komisi kerja
12Gereja Bagian Mandiri
1Gerak pelayanan terintegrasi
Mandat dan tata kelola

Kerja bersama yang terarah dan berdampak

Informasi kepengurusan, mandat strategis, tugas, sasaran, dan mekanisme kolaborasi disusun agar mudah dipahami serta digunakan sebagai rujukan pelayanan.

STRUKTUR KEPENGURUSAN:

Ketua: Pdt. Meinita Wungo- Damping, S.Th.MM

Sekretaris: Bpk. Adri Manafe

Anggota:

Pdt. Bobby Litelnoni

Bpk. Wem Nanuhitu

Bpk. Febry C.Tetelepta

Ibu Inno Subagyono

Ibu Vico van der Muur

Ibu Yvone Wakary

Ibu Windy Lucas

Bpk. Abraham Lyanto

Bpk. Rudy Simon

Bpk. Ronaldo Sitaniapessy

Ibu Inne Sangkay

Ibu Rita Damping

Bpk. Denny Boy Bonbiti

Drs. Moktar Parapaga

Ibu Esther Tumansery

Bpk. Ferry Sumarandak

Pdt. Bobby LitelnoniBpk. Wem NanuhituBpk. Febry C.TeteleptaIbu Inno SubagyonoIbu Vico van der MuurIbu Yvone WakaryIbu Windy LucasBpk. Abraham LyantoBpk. Rudy SimonBpk. Ronaldo SitaniapessyIbu Inne SangkayIbu Rita DampingBpk. Denny Boy BonbitiDrs. Moktar ParapagaIbu Esther TumanseryBpk. Ferry Sumarandak

DEFINISI KOMISI:

Kemandirian finansial adalah syarat mutlak bagi keberlanjutan misi. Komisi Kemandirian Dana bergerak dengan prinsip penatalayanan yang transparan dan kreatif. Komisi ini tidak hanya mengandalkan kontribusi rutin dari GBM, tetapi juga mencari sumber-sumber pendanaan baru melalui kemitraan strategis, pengelolaan aset, dan pengembangan unit usaha yang etis. Fokus utama mereka adalah menciptakan ekosistem keuangan yang memungkinkan Sinode Am menjalankan program-program besar tanpa ketergantungan pada satu sumber donor saja.

PERAN, TUGAS & TANGGUNGJAWAB

1. Peran dan Fungsi Strategis

Penggerak Sumber Daya (Resource Mobilizer): Memobilisasi modal finansial untuk mendukung seluruh program kerja strategis Sinode Am.

Arsitek Kedaulatan Finansial: Menciptakan ekosistem keuangan yang mandiri agar Sinode Am tidak hanya bergantung pada satu sumber donor atau kontribusi rutin dari Gereja Bagian Mandiri (GBM).

Manajer Aset Produktif: Mentransformasi aset-aset pasif milik gereja menjadi unit usaha yang memberikan nilai tambah ekonomi secara etis.

2. Tugas Pokok (Core Tasks)

Penggalangan Dana Kreatif: Menyusun strategi fundraising yang inovatif, termasuk merancang skema crowdfunding digital untuk proyek-proyek spesifik.

Kemitraan Strategis: Memetakan dan menjalin kerja sama dengan filantropi, program CSR perusahaan, serta lembaga hibah internasional.

Manajemen Proposal (Grant Writing): Menyusun proposal pendanaan secara profesional untuk menarik minat mitra donor.

Pengembangan Unit Bisnis: Mengelola unit bisnis atau aset gereja (seperti wisma, pusat retret, atau agribisnis) agar produktif dan berkelanjutan.

3. Fokus Kerja Tahun 2026 (Transisi Horison 2)

Pada tahun 2026, komisi ini fokus pada pembangunan peluang pertumbuhan baru:

Pembentukan Badan Pengembangan Ekonomi (BPE): Mendirikan badan khusus di bawah Sinode Am untuk mengelola aset produktif secara profesional.

Inisiasi Social Enterprise: Merintis unit usaha sosial yang dapat menjadi sumber pendanaan alternatif.

Himpunan Modal Awal (Seed Funding): Mengumpulkan dana awal untuk mendukung proyek percontohan di wilayah GBM yang rentan atau berkategori sumber daya rendah.

4. Target Objectives and Key Results (OKR) 2025-2030

Komisi ini memiliki sasaran kuantitatif yang ketat untuk menjamin akuntabilitas:

Peningkatan Dana Abadi: Meningkatkan saldo Endowment Fund sebesar 15% melalui kanal pendapatan non-kontribusi GBM.

Efisiensi Biaya Operasional: Mempertahankan rasio biaya penggalangan dana maksimal 20% dari total dana yang dihimpun.

Opini Audit WTP: Meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian untuk laporan keuangan konsolidasi program komisi.

5. Mekanisme Integrasi Lintas Komisi (Model Matriks)

Komisi Dana bekerja secara kolaboratif dalam jalur koordinasi lintas fungsi:

Tahap Perencanaan (bersama PMO): Saat PMO menyusun rancangan program, Komisi Dana bergerak mencari mitra strategis atau sponsor yang selaras dengan profil kegiatan tersebut.

Dukungan Teknis (bersama Litbang): Menggunakan data pemetaan kebutuhan dari Litbang untuk meyakinkan donor melalui data yang berbasis bukti (evidence-based).

Kampanye (bersama PR): Bersinergi dengan PR dalam menyusun narasi kampanye komunikasi agar menarik partisipasi donor dan jemaat secara luas.

6. Implementasi Melalui Platform Digital (Odoo 16)

Komisi Kemandirian Dana bertanggung jawab mengoptimalkan modul digital untuk transparansi:

Odoo Events: Mengelola acara penggalangan dana, menjual tiket sebagai instrumen donasi, dan mengirimkan email otomatis kepada para donor.

Odoo Blog: Mempublikasikan kampanye naratif dan laporan penggunaan dana (transparansi aset) menggunakan fitur Tags (seperti #Transparansi) agar mudah diakses jemaat.

Odoo Survey: Melampirkan kuesioner pada registrasi acara untuk memetakan profil dan minat donor/investor.

Odoo Project: Melacak progres penulisan proposal hibah dan manajemen proyek unit usaha melalui fitur tugas yang terstruktur.

Secara keseluruhan, tanggung jawab utama komisi ini adalah menjamin transparansi pelaporan dan memastikan seluruh proses pengumpulan dana dilakukan secara etis sesuai tata gereja

Kolaborasi yang melayani kehidupan

Setiap komisi membawa keahlian yang berbeda dan bekerja dalam satu arah strategis bagi persekutuan Sinode Am GPI.

Tentang Sinode Am GPI