Skip ke Konten

Tindak Lanjut SMSA GPI 2025

Proposisi Program Kwartal I 2026

Mandat strategis Sinode Am GPI diterjemahkan menjadi program fasilitasi yang terukur, kolaboratif, dan relevan bagi dua belas Gereja Bagian Mandiri.

4

Pilar strategis

4

Sasaran strategis

4

Proposisi program

Proposisi Program

Dari mandat strategis menuju pelayanan nyata

Sidang Sinode Am dan Sidang Majelis Sinode Am GPI 2025 menghasilkan mandat serta kesepakatan strategis yang mereposisikan peran Sinode Am dan Gereja Bagian Mandiri.

Mandat tersebut tertuang dalam Rencana Strategis Sinode Am GPI 2025–2030, kemudian dipertajam menjadi Objectives dan Key Results agar arah pelayanan dapat diterjemahkan ke dalam program yang jelas, terukur, dan dapat dipantau.

Proposisi Program

Empat pilar pelayanan

Fondasi bersama untuk membangun spiritualitas, kesaksian publik, organisasi yang unggul, dan penatalayanan yang berkelanjutan.

Revitalisasi Spiritualitas dan Keesaan Fungsional

Memperkuat fondasi teologis, spiritualitas jemaat, serta menata ulang relasi internal GPI.

  • Dialog teologis dan Tata Dasar GPI
  • Materi warga gereja yang kontekstual
  • Forum pimpinan GBM

Diakonia Transformatif dan Kesaksian Publik

Mendorong dampak nyata gereja di tengah masyarakat melalui pelayanan yang memberdayakan.

  • Diakonia berbasis pemberdayaan
  • Advokasi kelompok rentan
  • Teologi hijau dan kerukunan

Kapasitas Organisasi dan Kepemimpinan Unggul

Membenahi mesin organisasi agar semakin efektif, efisien, profesional, dan akuntabel.

  • Kompetensi manajerial pemimpin gereja
  • Sistem administrasi dan pelaporan
  • Tata kelola yang baik

Inovasi Digital dan Sumber Daya Berkelanjutan

Menjamin keberlanjutan pelayanan melalui teknologi dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.

  • Transformasi digital layanan gerejawi
  • Platform pembelajaran dan kolaborasi
  • Optimalisasi aset dan unit usaha

Proposisi Program

Empat sasaran strategis

Sasaran yang menghubungkan keputusan persidangan dengan hasil pelayanan yang ingin dicapai.

Proposisi Program

Empat layanan fasilitasi bagi GBM

Setiap program dirancang dengan target, kebutuhan sumber daya, dan kerangka waktu yang dapat dikembangkan bersama.

Fasilitasi Penyusunan Renstra Agile

Pendampingan penyusunan strategi adaptif, OKR, dan Digital Toolkits.

Fokus

Membantu GBM menyusun arah strategis 2025–2030 berbasis data dan kinerja terukur.

Sasaran prioritas

GBM yang belum memiliki Rencana Strategis.

Target

  • Memahami Renstra Agile
  • Memahami manfaat Digital Toolkits
  • Menyusun Renstra Agile secara mandiri

Kerangka waktu

  • Materi dan platform: 1 minggu
  • Proposal dan anggaran: 2 minggu
  • Workshop: 5 hari

Pengembangan Kapasitas Kepemimpinan Digital

Pelatihan kompetensi kepemimpinan, etika digital, dan Teologi Disrupsi.

Fokus

Memperkuat pendeta, penatua, dan diaken dalam menavigasi pelayanan di era disrupsi.

Sasaran prioritas

GBM yang ingin mengembangkan kapasitas digital para pelayannya.

Target

  • Peta profil kompetensi pelayan
  • Kerangka kurikulum pembinaan
  • Praktik alat digital pastoral

Kerangka waktu

  • Asesmen daring: 1 minggu
  • Workshop: 3 hari
  • Pendampingan: 1 bulan

Perancangan Misi dan Diakonia Transformatif

Pemetaan sosial dan penyusunan program percontohan yang berdampak.

Fokus

Mengubah wacana menjadi aksi nyata untuk menjawab persoalan sosial-ekonomi jemaat.

Sasaran prioritas

GBM yang ingin mentransformasikan bentuk dan model pelayanannya.

Target

  • Identifikasi isu lokal
  • Draf pilot project diakonia
  • Jaringan aksi lokal–nasional

Kerangka waktu

  • Pemetaan sosial: 2 minggu
  • Design Thinking: 3 hari
  • Peluncuran sesuai kesepakatan

Workshop Pembangunan Platform Digital

Pendampingan langsung membangun ekosistem informasi dan operasional gereja.

Fokus

Mengintegrasikan komunikasi, operasional, keuangan, SDM, dan manajemen jemaat.

Sasaran prioritas

GBM yang memasuki transformasi digital dan ingin meningkatkan keterlibatan jemaat.

Target

  • Memahami dampak transformasi digital
  • Platform terintegrasi antarsinode
  • Komunitas digital yang berkelanjutan

Kerangka waktu

  • Pemetaan proses: 1 minggu
  • Workshop dan pembangunan: 6 hari
  • Pilot sesuai kesepakatan

Proposisi Program

Alur proses pelayanan

Lima tahap memastikan program bergerak dari gagasan yang tervalidasi menuju dampak yang dapat dievaluasi.

Desain dan Validasi

Riset, pemetaan kebutuhan, dan tinjauan teologis.

Penawaran dan Engagement

Komunikasi layanan serta pembangunan komitmen GBM.

Persiapan dan Mobilisasi

Proposal, anggaran, sumber daya, dan jadwal.

Eksekusi Layanan

Pelaksanaan program dan monitoring terintegrasi.

Evaluasi dan Keberlanjutan

Umpan balik, pembelajaran, dan pengembangan berikutnya.

Proposisi Program

Komisi-komisi penggerak

Enam komisi bekerja sebagai satu ekosistem dengan peran yang saling melengkapi.

Proposisi Program

Lihat pelayanan dalam ruang geografis

Peta Project memperlihatkan lokasi dan persebaran inisiatif pelayanan Sinode Am GPI yang sedang berjalan.

Ruang geografis

Lihat pelayanan dalam ruang geografis.

Peta Project memperlihatkan lokasi dan persebaran inisiatif pelayanan Sinode Am GPI.